Tahu Lebih Lanjut Mengenai Anak Indigo

Liputan media mengenai anak indigo seringkali muncul dengan hal yang menghebohkan. “Kemampuan” mereka yang dianggap melampaui kemampuan individu pada umumnya. Umumnya kemampuan yang dianggap supernatural akan dianggap sebagai kemampuan anak indigo.

Ditambah lagi kemampuan emosional mereka yang dapat dikatakan sensitif membuat banyak orang, terutama orang tua bertanya-tanya mengenai identifikasi anak indigo, dan bagaimana orang tua dapat membimbing dan mengasuh anak yang juga seringkali dianggap berbeda tersebut.

Konsep “anak indigo” adalah konsep New Age yang pertama kali diperkenalkan oleh Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Anak indigo kemudian menjadi popular lewat penjelasan Nancy Ann Tappe mengenai aura dan “life colors” yang dapat diketahui oleh mereka dengan kemampuan indigo.

Buku The Indigo Children yang diterbitkan pada tahun 1999 kemudian menerbitkan diskusi Nancy Ann Tappe dengan berbagai psikolog, dokter, guru dan para orang tua mengenai pandangan mereka akan anak indigo.

Dalam buku tersebut disebutkan bahwa anak indigo dapat mengalami masalah dalam lingkungannya jika tidak diberikan rangsangan yang baik untuk perkembangannya, bahkan menjaga kasar. Namun banyak dari mereka yang diketahui memiliki IQ yang cukup tinggi.

Baca juga  Ini Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Membantu PR Anak

Mereka yang masih skeptis dengan konsep anak indigo berpendapat bahwa konsep “anak indigo” mulai muncul dan berkembang karena adanya peningkatan pada kekerasan yang terjadi di antara anak-anak dan remaja, baik dalam lingkungan pertemanan mereka maupun sekolah.

Salah satu dari mereka yang skeptis, Sarah W. Whedon mengatakan bahwa konsep anak indigo muncul sebagai alasan alternatif bagi orang tua untuk perilaku anak-anak mereka yang muncul setelah adanya diagnosis ADD (Attention Deficit Disorder) dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).

Berdasarkan The Indigo Children, Nancy Ann Tappe menuliskan ciri-ciri umum yang banyak muncul pada anak indigo, antara lain inteligensi yang sangat tinggi dan sangat fokus dengan tujuan mereka di dunia, anggapan pada diri sendiri yang lebih unggul daripada orang lain, mereka merasa yakin kepada diri mereka, mereka sering sekali merasa sulit berintegrasi dengan lingkungan sosial dan sekolah mereka kecuali dengan yang mereka anggap “sama” dengan mereka, dan seringkali mempunyai banyak energi.

Dalam lingkungan sekolah, anak indigo sering disamakan dengan anak berbakat. Pandangan kesamaan tersebut dilihat dengan ciri-ciri yang secara umum dapat diamati pada anak berbakat, seperti kesulitan untuk berintegrasi dengan lingkungan sosial mereka dan tingginya tingkat energi.

Baca juga  Bagaimana Mempersiapkan Anak di Era Millenial?

Banyak pendapat dan penelitian yang setuju dan tidak menyetujui dan membuktikan konsep anak indigo. Orang tua dapat mencari informasi lebih jauh dan berkonsultasi dengan ahli.

Source

Whedon, S.W. (2009). The Wisdom of Indigo Children: An Emphatic Restatement of the Value of American Children. Nova Religio: The Journal of Alternative and Emergent Religions, 12 (3), 60-76. doi10.1525/nr.2009.12.3.60

Wilson, L.D. (2015) The Indigo Children. Disadur dari: https://drlwilson.com/Articles/Indigo%20Children.htm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *