Sharing Menanamkan Kebiasaan Pada Anak

 

Pepatah mengatakan ala bisa karena biasa,ala biasa karena dipaksa.

Sebuah perilaku akan menjadi sesuatu hal yang mudah jika ditanamkan sejak dini kepada seorang anak. Karena satu kebiasaan memerlukan pembiasaan dan pemaksaan pada awalnya dan itu perlu waktu yang cukup panjang agar menjadi kebiasaan yang mudah untuk dilakukan. Jika sudah terbiasa maka perilaku itu akan menjadi gaya hidup yang menjadi bagian dari kehidupan seseorang.Dan bila sudah begitu maka akan muda sekali melaksanakannya.

Ini prinsip yang saya coba terapkan kepada anak saya. Dari sejak kecil sekali saya sudah coba menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang saya pandang baik. Memang tantangannya juga tidak sedikit dan juga tidak selalu berhasil. Namun setidaknya beberapa kebiasaan sudah terlihat hasilnya bisa diterapkan oleh Ali Kahfi Karami, anak kami.

Salah satu kebiasaan yang coba diterapkan adalah budaya hidup bersih dan sehat. Dari sejak kecil kami mengajarkan agar saat makan tidak belepotan. Jika sedang makan, maka kotoran yang menempel di sisi mulutnya segera dilap atau dibersihkan. Kami berusaha tidak membiarkan anak kami berlama-lama belepotan makanan. Dan karena itu yang dibiasakan, maka Ali tidak betah jika ada sebutir nasi saja nempel di pipinya.

Baca juga  Gejala Demam Berdarah pada Anak

Begitu juga soal menjaga kebersihan, itu adalah salah satu poin penting dalam pola hidup bersih. Menjaga produksi sampah kita tidak dibuang sembarangan adalah langkah pertama supaya lingkungan tidak kotor. Semua sudah tahu mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi membuang sampah pada tempatnya adalah salah satu cara terbaik membersihkan lingkungan kita.

Yang kami lakukan adalah mengajarkan bahwa sampah itu harus dibuang pada tempat khusus. Saat saya atau istri membuka kan kemasan makanan kami selalu mengajarkan Ali membuang sampah pada tempatnya. Kalo anda ketemu Ali beri satu benda dan sebut itu sampah, maka selanjutnya otomatis dia akan mencari tempat sampah dan memasukkan benda tersebut.

Itu sharing pengalaman kami soal menanamkan kebiasaan pada anak. Bagaimana pengalaman anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *