Membantu Perkembangan Anak Pintar

Membantu perkembangan anak yang pintar merupakan kebanggan tersendiri bagi orang tua. Anak yang dapat dengan mudah mempelajari hal baru, berinteraksi dengan lingkungan sosialnya dan membangun hubungan yang baik dengan teman, keluarga dan orang-orang di sekitarnya dapat menjadi tanda-tanda bahwa anak tersebut merupakan anak yang pintar.

Tentunya orang tua akan berusaha memberikan fasilitas dan kesempatan sehingga anak dapat berkembang dengan baik, namun bagaimana orang tua dapat dengan baik melakukan usaha tersebut?

Secara perkembangan, inteligensi anak merupakan hasil kombinasi antara genetik anak dengan rangsangan dari lingkungan yang diterima oleh anak selama perkembangan, terutama selama lima tahun pertama.

Jika salah satu atau kedua pihak calon orang tua mempunyai sejarah penyakit genetik, mereka dapat melakukan screening dan konsultasi untuk menentukan perawatan dan tindakan yang tepat untuk hasil terbaik.

Jika pasangan calon orang tua memutuskan untuk memiliki anak secara biologis, calon orang tua harus memperhatikan gaya hidup mereka. Penggunaan obat-obatan rekreasi, tembakau (baik melalui rokok batangan, rokok elektronik atau melalui cara lain), alkohol dan kafein seperti teh dan kopi sebaiknya dihindari, terutama oleh mereka yang sedang mengandung.

Baca juga  6 Hikmah Pernikahan Yang Perlu Diketahui

Nutrisi yang baik dibutuhkan untuk perkembangan selama dalam kandungan dan alcohol, obat-obatan rekreasi dan tembakau berpotensi menyebabkan gangguan prenatal untuk kandungan. Penggunaan obat-obatan secara umum dan kafein berpotensi untuk mempengaruhi perkembangan intelektual janin. Jika memang membutuhkan obat-obatan, calon orang tua dapat melakukan konsultasi dengan dokter.

Selain nutrisi yang dikonsumsi, calon orang tua juga harus berhati-hati dengan bahan kimia yang ada di lingkungan mereka dan sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti timah dalam cat dinding dan pipa air, pestisida dan merkuri.

Dokter mungkin akan meminta pasangan yang sedang hamil untuk menghindari makanan tertentu seperti ikan, menghindari toxoplasmosis yang dapat ditemui pada feses kucing dan juga menjaga kesehatan diri sendiri dengan menghindari orang sakit, terutama anak-anak.           

Efek lingkungan yang baik juga dapat mempengaruhi kesehatan pasangan yang mengandung dan janin. Contohnya adalah usaha untuk mengenalkan janin kepada music klasik dengan earphone yang ditempelkan langsung ke perut hamil.

Suara tersebut dapat menjadi hal yang terlalu keras untuk janin sehingga mengganggu perkembangan mereka, terutama untuk fungsi perkembangan. Hal yang dapat dilakukan adalah menjaga lingkungan yang tenang bagi kehamilan dan menjaga agar pasangan yang mengandung tidak terlalu lelah dan stress dalam kehidupannya sehari-hari.

Baca juga  Berat Badan Ideal Bayi di Tahun Pertama

Calon pasangan juga dapat mulai membiasakan diri dengan memulai pola makanan yang lebih sehat. Nutrisi yang lengkap dapat mempengaruhi perkembangan janin dengan lebih positif. Stephen J. Schoenthaler, PhD, seorang professor yang mempelajari tentang nutrisi dan perilaku di California State University in Long Beach menyarankan konsumis buah dan sayur, serta gandum yang banyak. Konsultasikan dengan ahli nutrisi untuk mendapatkan ketereangan lebih lengkap.

Berikut adalah hal yang dapat dilakukan calon orang tua. Hal-hal tersebut merupakan usaha yang bias dilakukan untuk memperbesar perkembangan inteligensi yang baik untuk calon anak mereka. Akan tetapi rangsangan dari lingkungan tetap merupakan faktor untuk memastikan anak dapat tumbuh pintar sesuai harapan orang tua.

Source

https://www.webmd.com/parenting/baby/features/can-you-boost-your-childs-intelligence#1

https://www.webmd.com/baby/features/how-to-have-smarter-child#1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *