Langkah dan Nutrisi untuk Bayi Gemuk dan Sehat

Bayi yang gemuk seringkali terlihat lucu dan menggemaskan. Selain itu, bayi yang gemuk seringkali dianggap sehat dan merupakan tanda anak yang berkembang dengan baik dan mendapatkan nutrisi yang terbaik.

Bayi yang sedang mengalami masa pertumbuhan yang cepat seringkali mengalami naik turunnya berat badan yang dapat menyebabkan mereka terlihat lebih kurus. Namun bukan berarti mereka tidak sehat dan mendapatkan nutrisi yang baik. Hanya saja dengan perkembangan, terutama motorik, mereka yang cepat, mereka akan sering melakukan aktivitas yang sebelumnya sulit untuk dilakukan.

Supaya bayi dapat tetap berkembang dengan gemuk dan sehat, orang tua dapat melakukan berbagai hal sejak bayi tersebut lahir.

Pertama dengan program menyusui secara penuh, umumnya hingga bayi berusia satu hingga dua tahun. Kemudian pada usia enam bulan, orang tua bias mengenalkan makanan pendamping ASI (Air Susu Ibu) selain juga meneruskan program menyusuinya. Makanan tersebut antara lain adalah

  1. Brokoli

Brokolo mengandung serat yang baik untuk perkembangan bayi terutama untuk membantu proses digestif bayi. Brokolo dapat diolah menjadi bubur dan dikombinasikan dengan bahan makanan lain seperti keju  untuk mendukung pertumbuhan bayi menjadi bayi yang gemuk dan sehat.

Baca juga  Arti Pernikahan Dalam Islam dan Kriteria Memilih Pasangan

Pada bayi dengan usia yang lebih tua dan sudah mulai mampu mencoba mengkonsumsi makanan padat, brokoli dapat dikukus dan dikenalkan sebagai sayuran hijau yang menarik dan enak untuk dikonsumsi.

  • Pisang

Pisang, terutama yang matang, mempunyai kandungan karbohidrat yang akan mendukung perkembangan berat badan bayi dan serat yang membantu kerja digestif bayi. Selain nutrisinya yang banyak, pisang juga mudah untuk dibawa dan diolah menjadi berbagai macam makanan yang dapat dikonsumsi bayi, seperti pisang kerok atau mengolah pisang menjadi bubur pisang yang kemudian dikonsumsi sebagai makanan pendamping ASI, Untuk anak berusia sekitar satu tahun yang sudah mulai mencoba makanan padat, pisang dapat dikonsumsi secara langsung, dihaluskan dan disajikan di atas roti lembut maupun dikukus untuk mengenalkan anak kepada tekstur makanan yang berbeda-beda.

  • Alpukat

Alpukat mempunyai kalori dan lemak sehat yang baik dan mendukung perkembangan bayi untuk menjadi bayi yang gemuk dan nutrisi yang cukup sehingga bayi menjadi lebih sehat. Alpukat dapat disajikan secara langsung atau dapat dicampurkan dengan buah lain dalam bubur.

  • Keju
Baca juga  2 Hal Penting Soal Autism dan Anak Berkebutuhan Khusus

Keju mengandung kalsium, lemak dan nutrisi yang baik untuk bayi. Keju juga merupakan cara yang baik untuk mengenalkan bayi pada makanan dengan struktur yang lebih padat di tahapan perkembangan berikutnya. Keju dapat diolah dengan dicampurkan dalam bubur, terutama dengan sayuran lain, misalnya dengan brokoli. Keju juga dapat disajikan dengan roti lembut untuk anak yang lebih tua.

  • Daging

Daging mengandung protein, zat besi, dan nutrisi lain yang penting untuk perkembangan bayi. Orang tua dapat menghaluskan daging dan mencampurkannya dengan bubur, sayur dan keju sebagai makanan pendamping ASI.

Sumber

https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=a-chubby-baby-is-not-a-sign-of-obesity-1-3034

http://nakita.grid.id/read/0226440/mau-bayi-cepat-gemuk-dan-tetap-sehat-beri-5-makanan-ini-pada-si-kecil?page=all

https://www.alodokter.com/8-makanan-super-yang-mendukung-bayi-gemuk-sehat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *