Dua Hal Penting Soal Obat Diare Anak

Pada umumnya, diare pada anak terjadi karena virus. Meski begitu, tidak perlu khawatir saat anak diare.

Sebaiknya fokuskan pada upaya mempertahankan supaya anak tidak dehidrasi. Selama masih bisa makan, minum dan tidak dehidrasi, anak-anak dibawah usia 12 tahun yang terkena diare tidak dianjurkan meminum obat-obatan.

Berikut hal yang perlu Anda lakukan untuk menangani diare pada anak

1. Jaga supaya tidak dehidrasi

Lakukan rehidrasi setiap kali anak diare, segera berikan minum minimal sebanyak 10 mililiter per kilogram berat anak.

Tujuannya supaya cairan yang hilang karena saat diare bisa segera tergantikan dan menghindari dehidrasi.

Pada bayi yang masih menyusui, tetap berikan ASI sebagai pengganti cairan. Pada anak yang lebih besar, berikan cairan yang mengandung elektrolit.

Air adalah pengganti cairan yang baik, tetapi karena tidak mengandung garam dan elektrolit maka fungsi air untuk rehidrasi tidak cukup. Sebaiknya buat larutan gula garam yang mudah Anda buat sendiri di rumah.

Perbandingan membuat larutan gula garam adalah satu liter air ditambahkan enam sendok teh gula dan setengah sendok teh garam.

Baca juga  Permainan Tradisional Bagi Anak-Anak

Selain larutan gula garam, Anda juga bisa menggunakan serbuk oralit yang dicampurkan dengan air atau air kelapa sebagai alternatif.

2. Konsumsi makanan yang bergizi

Hindari makanan yang cenderung berminyak, pedas, cepat saji dan mengandung gas. Sebaiknya, konsumsi makanan yang berkuah, seperti sup ayam.

Makanan dengan kandungan karbohidrat seperti nasi, roti, pasta juga disarankan untuk dikonsumsi. Makanan dengan kandungan probiotik tinggi seperti yogurt disarankan untuk dikonsumsi karena bisa membantu menghentikan diare.

Selain itu, buah seperti apel dan pisang juga baik dikonsumsi saat terserang diare. Kandungan alami pektin yang terkandung pada apel dan pisang membantu tinja menjadi lebih padat.

Tapi ingat, apapun jenis makanannya, pastikan aman dikonsumsi, sudah matang dan terjaga kebersihannya.

Berikan porsi makan yang sedikit tetapi sering. Dengan pola makan serta rehidrasi yang baik dan tepat, diare bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Namun, jika setelah penanganan kondisi dirasa tidak kunjung membaik dan terus berkelanjutan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Baca juga  Doa Pernikahan Yang Perlu Anda Tahu

Terutama apabila buang air besar encer lebih dari empat kali dalam 8 jam, diare terjadi lebih dari tiga hari, anak tampak sakit, muntah cairan kuning atau hijau, demam tinggi, tinja disertai darah, atau tidak buang air kecil selama 12 jam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *